PSMS Coret Legiun Asing Uruguay dan Korsel

29 Desember 2017 - 12:00 pm 185 Views
Pelatih PSMS Medan Djajang Nurjaman memutuskan mencoret dua pemain asing seleksi, yaitu Federico Platero Gazzaneo dari Uruguay dan Kwong Young-jin dari Korea Selatan (Korsel). GORILASPORT

MEDAN (GORILASPORT) Mantan pemain Liverpool FC Montevideo Federico Platero Gazzaneo gagal bergabung dengan PSMS Medan. Alasannya bukan karena kualitas yang buruk, melainkan hanya administratif.

Djajang Nurjaman mengatakan Gazzaneo enggan memenuhi administrasi perizinan yang diberlakukan PT Liga Indonesia Baru (LIB). “Daripada nanti bermasalah lebih baik dibatalkan sekarang. Sebab, ini masalahnya hanya administrasi,” ujar pelatih yang sukses membawa Persib Bandung meraih sejumlah gelar juara itu.

Sebagai ganti, Djanur tetap akan melakukan seleksi terhadap sejumlah pemain asing yang datang ke Medan untuk mengikuti seleksi. “Yang hampir pasti pemain asing asal Namibia, Sadney Urikhob. Nama lainnya, Reynaldo Lobo asal Brasil. Kalau Lobo ini pemain belakang dan pernah main di Indonesia, tapi tidak lama. Dia lalu main di Malaysia. Saat ini kita masih tahap pembicaraan dengan Lobo,” terang Djanur.

Selain pemain dari Amerika Selatan dan Afrika, PSMS juga berniat mengontrak legiun asing dari Asia. Uniknya, setelah sebelumnya sempat memuji penampilan Kwon Young-jin, mendadak Djanur justru memutuskan mencoret pemain asal Korea Selatan (Korsel) ini. Keputusan mengejutkan tersebut diambil karena pemain tersebut dianggap tidak memenuhi kriterianya.

“Dia sudah dicoret dari skuad. Dia juga sudah kembali ke negaranya sejak tadi malam,” ucap Djanur.

Uniknya, dalam uji coba menghadapi PSAD Bukit Barisan, Sabtu (23/12/2017) lalu, Young-jin sempat menunjukkan permainan yang impresif. Sayang, pada laga uji coba kedua menghadapi Asam Kumbang FC, pemain yang  juga pernah memperkuat klub juara Liga Champions Asia 2016 dan juara Liga Korea lima kali, Jeonbuk Motors, ini jauh dari harapan.

“Gaya mainnya ganas tanpa perhitungan. Jadi, tidak sesuai dengan karakter yang kami inginkan,” pungkas Djanur. ADAN