FEATURE: Reuni ala Bambang Nurdiansyah dan PSIS

24 Maret 2018 - 12:05 am 227 Views
PSIS copy

PSIS Semarang menunjuk Bambang Nurdiansyah sebagai direktur teknik. Banur bukan sosok asing karena pernah melatih Laskar Mahesa Jenar pada 2005. GORILASPORT

SEMARANG (GORILASPORT) Sosok yang akan mengisi posisi direktur teknik PSIS Semarang musim 2018 akhirnya terjawab. Dia adalah Bambang Nurdiansyah, pelatih yang sudah sangat berpengalaman membesut sejumlah klub di Tanah Air.

Namanya dalam beberapa hari terakhir sempat menghiasi beberapa media cetak dan online karena masuk dalam bursa proyeksi pelatih kepala lokal Laskar Mahesa Jenar setelah memutus kontrak Subangkit. Meski tidak terpilih dalam audisi, manajemen memasukkan pelatih yang musim lalu membesut Persita Tangerang tersebut ke kursi direktur teknik. Kontraknya di klub berjuluk Pendekar Cisadane tidak diperpanjang dan posisinya sebagai pelatih kepala digantikan Elly Idris.

READ MOREAji Ingin Mencuri Poin dari Kandang Persipura

Kehadiran pelatih bersapa Banur ini di PSIS bukan hal yang baru. Musim ini menjadi reuni Banur bersama PSIS. Bersama PSIS, Banur menorehkan statistik positif, yakni mampu menempatkan tim idola Panser Biru dan Snex ini ke posisi 3 Divisi Utama Liga Indonesia 2005.

Saat itu Divisi Utama masih menjadi kompetisi tertinggi di Indonesia sebelum diberlakukan Indonesia Super League (ISL). Meski sudah berpisah lama, hubungan manajemen PSIS dan Banur tetap berjalan baik. Terbukti, ketika Persita melakoni babak 16 besar di Stadion Citarum tahun lalu, suasana tampak akrab. Banur dan Direktur Teknik PSIS musim lalu, Setyo Agung Nugroho, tampak bersalaman dan berangkulan.

CEO PSIS Yoyok Sukawi beralasan mendatangkan Banur karena sudah sangat berpengalaman melatih klub. Apalagi saat ini yang bersangkutan juga masih mengambil instruktur pelatih di AFC. Di posisi barunya di PSIS, Banur tidak setiap latihan datang di lapangan untuk memantau pemain. “Dia bertugas membantu latihan PSIS dan menganalisis kelemahan dan kelebihan tim,” ujar pemilik nama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya tersebut.

READ MOREPSIS Resmi Gunakan Tenaga Pelatih Italia

Sesuai Regulasi PSSI

Yoyok mengakui mendatangkan direktur teknik dari latar belakang pesepak bola karena menyesuaikan regulasi yang harus dipatuhi oleh setiap klub Liga 1. Dalam regulasi tersebut seorang direktur teknik harus memiliki lisensi kepelatihan sesuai dengan standar yang telah diberlakukan. “Kita juga ada PSIS U-16. Nanti tim ini dipegang oleh Eko Riyadi dibantu Budi Cipto,” ujarnya.

Adapun untuk posisi manajemen dan direksi lainnya masih sama. General Manager (GM) masih dipegang oleh Wahyu Winarto. Kairul Anwar juga masih menjabat Direktur Umum. Asisten pelatih Dwi Setiawan “Londo” dan Andy Petterson. Serta untuk dokter tim ditambah satu lagi, selain dr Joko Trihadi. PUR