FEATURE: Turnamen Pramusim yang Happy Ending

15 Maret 2018 - 5:01 pm 205 Views

Pelatih Persipura Jayapura Peter Buttler dan Pelatih Barito Putera Jacksen Tiago mengaku sama-sama puas dengan turnamen pramusim yang dijalani. Selanjutnya, mereka fokus ke Liga 1. GORILASPORT

LAMONGAN (GORILASPORT) Pelatih Persipura Jayapura Peter Buttler mengaku bahagia dengan perkembangan pasukan perangnya. Meski mengawali persiapan Liga 1 musim ini dengan lambat, Mutiara Hitam mampu mencatatkan hasil bagus pada turnamen pramusim Jakajaya 2018.

“Kami mulai pramusim lebih lambat dibanding dengan tim lain. Kami baru saja mulai pertandingan uji coba di sini. Jadi, saya bahagia dengan hasil ini dan saya pikir pemain kami akan memiliki rasa percaya diri lebih baik,” ucap Buttler.

READ MOREAddison Ungkap Kunci Sukses Ukir Gol Perdana Sekaligus Kemenangan Persija

Hal lain yang membuat Buttler senang adalah grafik meningkat dari kinerja lini depan dan para pemain muda Persipura. Setelah gagal mencetak gol lawan Persela, Boaz Solossa dkk menang 1-0 atas Bhayangkara FC dan mencetak tiga gol ke gawang Barito Putera.  Menurut Buttler, pemain muda Persipura telah memberikan bukti awal bahwa mereka bisa diandalkan untuk berkolaborasi dengan para senior.

“Saya beri istirahat pada banyak pemain muda karena kita bermain tiga kali dalam satu minggu. Ini sudah sesuai dengan rencana kami. Pemain kami bisa bercampur dengan bagus, pemain muda, dan pemain senior,” tandasnya.

READ MOREPSSI Bantah Rumor Jadwal Liga 2

Jacksen Juga Bahagia

Sementara itu, Pelatih Barito Putera Jacksen F. Tiago mengaku mendapatkan banyak pelajaran penting daeri turnamen pramusim. Dia menyebut mengetahui titik lemah Barito yang perlu dibenahi. “Ini proses yang bagus karena tujuan kami melakukan pertandingan uji coba adalah mencari titik lemah. Kami tahu yang harus kami benahi. Sebab, secara pertandingan kami bermain cukup baik. Pemain keluarkan permainan terbaiknya,” kata Jacksen.

“Kami akan lakukan evaluasi setelah ini. Kami punya tim analisis yang merekam pertandingan dan kami membahasnya lewat cuplikan video pertandingan. Setelah itu, kami akan terapkan pada sesi latihan apa yang jadi kelemahan,” tutup Jacksen. ARDI