Insiden Dua Gelandang Warnai Latihan PSIS

7 Maret 2018 - 5:34 pm 1904 Views
CONTEH-&-PETAR-GABUNG-PSIS-WEB

Latihan PSIS Semarang berlangsung tegang. Dua gelandang PSIS, Ibrahim Conteh dan M Yunus hampir berkelahi saat menggelar latihan di Lapangan Terang Bangsa, Rabu (7/3/2018). GORILASPORT

SEMARANG (GORILASPORT ) Latihan pemain PSIS Semarang di Lapangan Terang Bangsa, Rabu (7/3/2018) pagi, diwarnai insiden sesama pemain.

Keributan terjadi pada sesi game setengah lapangan antara Ibrahim Conteh dan M Yunus, yang sama-sama berposisi gelandang. Awalnya, Ibrahim dilanggar lebih dulu oleh Yunus, yang memiliki gaya bermain keras dan taktis. Saat itu Ibrahim sedikit protes sambil terjatuh. Dia mengangkat kedua tangannya sebagai tanda tidak terima diperlakukan dengan kasar.

READ MORE: PSIS Mengaku Sulit Mendapatkan Bek Kiri

Sementara Yunus tidak merespons aksi dari pemain asing asal Afrika Barat tersebut dan menganggapnya hal yang wajar. Rupanya insiden kecil tersebut berbuntut. Conteh yang sedang mendapatkan bola dan akan melakukan serangan di barisan pertahanan dibayangi oleh Yunus, pemain asal Temanggung, dari belakang.

Secara refleks, sikut Ibrahim diarahkan ke bagian wajah dari pemain yang sudah membela PSIS sejak musim 2014. Keributan kecil pun nyaris terjadi. Namun, belum sempat terjadi perkelahian, beberapa pemain Laskar Mahesa Jenar sama-sama menarik kedua pemain dan membawanya ke pinggir lapangan.

Darah segar pun mengucur dari hidung M Yunus. Kejadian tersebut sempat memicu kemarahan Hari Nur Yulianto, yang berada di tepi lapangan. Penyerang yang sudah bergabung bersama dengan Yunus cukup lama di PSIS itu sepertinya tak terima dan berusaha menghampiri legiun asing berusia 21 tahun yang menjauh dari pemain lainnya.

Namun, dengan sigap Jandia Eka Putra langsung memepet dan merangkul Hari Nur. Jandia mendorong agar Hari tidak mendekati Ibrahim. Asisten Pelatih PSIS Eko Riyadi pun terus mengingatkan mantan striker tim PON Jawa Tengah pada 2012 itu agar tidak memperkeruh suasana. Hari pun akhirnya luluh. Dia tidak jadi mendekati Ibrahim.

Usai insiden tersebut, Pelatih Subangkit memutuskan untuk menghentikan latihan. Apalagi, cuaca juga sudah mulai terik saat itu. Subangkit tidak mempermasalakan terjadinya insiden tersebut.

Dalam sebuah tim, adanya gesekan antarpemain itu sebuah kewajaran. “Berarti latihan keduanya sungguh-sungguh. Ini bagus dan juga banyak terjadi di pemain klub yang lain,” kata Subangkit, seusai pertandingan.

Sementara Asisten Pelatih PSIS Dwi Setiawan “Londo” yakin persoalan internal di dalam lapangan itu tidak akan mengganggu tim ke depannya. Menurutnya, tidak perlu ada yang dikhawatirkan, karena hal  ini biasa terjadi dalam sebuah tim.

READ MORE: Gelandang Timnas Kirgizstan Lengkapi Kuota PSIS

Wajar Terjadi saat Latihan

Di tim yang dilatihnya saat ini, tidak hanya sekali ini terjadi insiden. “Dulu Safrudin Tahar dan Ediyanto juga sudah berkelahi. Malah keduanya sudah saling tendang, dan setelah itu selesai,” kata pelatih, yang juga bekas pemain PSIS.

Staf pelatih PSIS hanya menyarankan kepada Yunus untuk dibawa ke rumah sakit. Mereka berharap masalah ini tak akan berbuntut panjang sekaligus luka Yunus segera pulih. PUR