FEATURE: Terima Kasih Ricciardo untuk Mekanik

15 April 2018 - 6:01 pm 89 Views
ANIEL RICCIARDO copy Formula 1

Memenangi GP China membuat Daniel Ricciardo senang. Pembalap Australia itu mengucapkan terima kasih atas kerja keras mekanik Red Bull Racing. GORILASPORT

SHANGHAI (GORILASPORT) Daniel Ricciardo berterima kasih kepada mekanik Red Bull Racing setelah berhasil memastikan posisi puncak GP China di Shanghai Interntional Circuit, Minggu (15/4/2018) siang waktu Indonesia. Pembalap asal Australia tersebut menyatakan tidak menyangka bisa ada di podium pertama.

Menurut Ricciardo, tim Red Bull telah menyiapkan kendaraan yang bagus, yang mampu bersaing dengan Ferrari serta Mercedes. Karena itu, sebagai pembalap, Ricciardo hanya berusaha sekuat tenaga untuk menjadi pengemudi yang baik. Hasilnya pun diluar dugaan karena mampu finish pertama melewati Valteri Bottas di posisi kedua dan Kimi Raikkonen di peringkat ketiga.

READ MOREFLASH NEWS: Hasil Mengejutkan di GP China

“Kemarin, saya berpikir akan memulai balapan dari tempat paling belakang karena kendaraan saya kalah dengan tim-tim lainnya. Mekanik kami bekerja dengan baik. Saya bukan hanya mampu memulai balapan dengan baik, melainkan juga mengakhirinya dengan sempurna. Ini luar biasa,” ujar Ricciardo di situs resmi lomba.

Pada balapan di Shanghai tersebut, Sebastian Vettel sempat memimpin di awal, kemudian disalip Bottas, sebelum diambil alih Ricciardo. Sempat terjadi insiden yang melibatkan dua pebalap Toro Rosso yakni Brendon Hartley dan Pierre Gasly serta Vettel dengan driver Red Bull Max Verstappen. Hingga finish, Ricciardo mempertahankan posisinya sekaligus meraih kemenangan pertamanya musim ini.

“Sejak awal saya memang menduga balapan tidak akan berjalan mudah bagi semua pembalap, termasuk kami. Ini benar-benar perlombaan yang berat karena sejak sesi kemarin semua tim berusaha menghasilkan kendaraan-kendaraan yang cepat. Bisa finish di posisi kedua adalah hasil yang cukup bagus bagi saya,” ungkapo Bottas.

READ MOREFEATURE: Saat Lorenzo dalam Tekanan Ducati

Cerdik Membaca Situasi

Start sebenarnya berlangsung lancar. Vettel yang meraih pole, bisa mengamankan posisinya terdepannya. Sementara Raikkonen harus melorot ke posisi keempat seusai disalip Bottas dan Verstappen. Hamilton yang kesulitan sejak kualifikasi, tertahan di posisi lima, diikuti Ricciardo. Posisi bertahan hingga lap ketiga. Vettel, Bottas, Verstappen, Raikkonen, Hamilton, Ricciardo, Nico Hulkenberg, Carlos Sainz, Romain Grosjean, dan Kevin Magnussen mengisi line up sepuluh besar.

Pada lap ke-39, terjadi duel antara Verstappen dan Hamilton. Verstappen yang coba menyalip sang juara bertahan di lap ketujuh, gagal, dan meluncur keluar trek. Keluarnya Vestappen dimanfaatkan oleh Ricciardo yang naik ke peringkat lima. Perlahan tapi pasti, Ricciardo melesat. Dia bisa menyalip Hamilton di lap ke-41. Tak lama kemudian, Hamilton disalip lagi oleh Verstappen. Ricciardo kemudian melancarkan serangannya ke Vettel dan bisa mengklaim posisi dua. Tak lama kemudian, Vettel terlibat insiden dengan Verstappen seusai mobilnya disenggol di lap ke-43. ANDA