FEATURE: Warna-warni Aksi Dua Tim Promosi

16 April 2018 - 6:37 am 51 Views
web djanur-psms

PSMS Medan gagal meraih kemenangan saat menghadapi PSIS Semarang. Padahal, Ayam Kinantan sempat optimistis bisa mendapatkan tiga angka pada duel antara tim promosi tersebut. GORILASPORT

MEDAN (GORILASPORT) Laga dua tim promosi, PSMS Medan dan PSIS Semarang, meninggalkan banyak kisah. Dari hattrick Bruno Silva hingga kurang fokusnya skuad Ayam Kinantan membuka lembaran baru dalam cerita.

Ya, PSMS Medan harus menerima kenyataan pahit seusai dibantai sesama tim promosi PSIS 4-1 dalam lanjutan Liga 1 pekan keempat musim ini. Bertanding di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (15/4/2018), Suhandi dkk tak mampu berbuat banyak.

READ MOREFLASH NEWS: Tampil Solid, PSIS Hajar PSMS

Padahal, anak asuh Djajang Nurjaman ini sempat menguasai jalannya laga di awal babak pertama. Asisten pelatih PSMS, Muhammad Yusup Prasetyo pun beralasan, kurangnya fokus pemain menjadi penyebab kekalahan.

Hal itu terlihat jelas saat lawan mampu menjaringkan tiga gol dalam waktu lima menit di penghujung babak pertama. “Kekalahan ini sangat menyakitkan. Gol pertama Bruno Silva sangat berpengaruh kepada kami semua. Setelah gol itu, beberapa menit kemudian gol kedua dan ketiga terjadi,”  katanya dalam jumpa pers usai pertandingan.

Adapun gol tuan rumah tercipta lewat  hattrick Bruno Silva di menit 41, 45 dan, 64 serta gol Ibrahim Conteh (43). Sedangkan gol hiburan PSMS dicetak oleh Frets Butuan pada menit ke-50.

Yoyo sapaan akrabnya itu juga menyayangkan ketidakmampuan pemainnya dalam memanfaatkan peluang. “Ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) kita untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Hasil ini pun membuat PSMS harus bertahan di klasemen dasar Liga 1 dengan raihan 3 poin lewat tiga kekalahan dan satu kemenangan.

READ MOREPSMS Tetap Pede Tanpa Djanur

Tanpa Djanur dan Rohim, PSMS Lumbung Gol

Sebahagian beranggapan, kekalahan telak itu disebut-sebut karena absenya penjaga gawang utama mereka Abdul Rohim.

Kiper yang selalu tampil cemerlang ini harus dicadangkan karena cedera yang didapatnya saat menghadapi Persija beberapa waktu lalu.

Namun, Yoyo tak terima jika kekalahan timnya disebut karena ketiadaan Rohim. Dia justru membela Dhika Bhayangkara yang bermain bagus sebagai pengganti Rohim.

“Tidak. Dhika bermain bagus hari ini. Ini semua mungkin karena beberapa pemain kurang fokus,” terang Yoyo usai laga, Minggu (15/4/2018) sore.

Sementara pemain PSMS, Legimin Raharjo justru menganggap ketidakhadiran coach Djajang Nurjaman cukup berpengaruh akan mental para pemain.

”Absennya head coach (Djajang Nurjaman) spertinya cukup berpengaruh walau tetap ada komunikasi melalui mas Yoyok perihal segala strategi,” terangnya.

Legimin pun menyempatkan memberi apresiasi atas permainan apik lawannya. “Pertama saya ucapkan selamat kepada PSIS yang mampu bermain bagus sore ini,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini Djajang Nurjaman harus absen mendampingi anak asuhnya karena sedang mengikuti pelatihan lisensi Pro AFC di Yogyakarta pada 14-20 April 2018.

Selanjutnya skuad Ayam Kinantan akan menjamu Perseru Serui pada lanjutan pekan kelima Liga 1 di Stadion Teladan, Medan, Jumat (20/4/2018) mendatang. ADAN