Borneo FC Mencari Solusi

15 Mei 2018 - 6:45 am 162 Views

Borneo FC berharap bisa lepas dari tren negatif. Mereka ingin secepatnya meraih kemenangan untuk bersaing di papan atas Liga 1 musim ini. GORILASPORT

SAMARINDA (GORILASPORT) Borneo FC tersendat-sendat dalam mengarungi kompetisi Liga 1. Betapa tidak, tim berjuluk Pesut Mahakam itu baru meraih 8 poin hingga pekan kedelapan.

Bahkan, Borneo FC belum sekalipun meraih kemenangan. Mereka hanya meraih dua kali seri dan tiga kali mengalami kekalahan. Kemenangan terakhir lawan Arema FC. Padahal, sejatinya tim asal Kota Tepian Samarinda itu berharap bisa bersaing di papan atas klasemen Liga 1 musim ini, meski Borneo FC tercecer di posisi 14 klasemen sementara.

READ MOREJamu Home United, Persija Incar Gol Cepat

Materi pemain musim ini sebenarnya cukup menjanjikan. Di lini depan, mereka punya dua striker yang berbahaya. Mereka adalah striker tim nasional Lerby Eliandry dan striker asal Brasil Marlon da Silva. Di lini tengah mereka memiliki duet lini tengah pemain asing yang sangat berpengalaman, seperti Julian Faubert, Sradan Lopicic. Ambrizal Umanailo, Mahardiga Lasut, maupun Sultan Samma.

Mereka pun ada dua mantan wing bek tim nasional Diego Michel di kanan dan Abdulrahman di kiri maupun duet center bek, yakni kapten tim nasional Kirgistan Zamat Baymatov maupun pemain naturalisasi Mahammadou al Hadji. Sementara posisi penjaga gawang Muhammad Ridho yang penampilannya musim kemarin cukup mengesankan. Namun, sayangnya justru dipenampilan perdana, Borneo FC ditahan imbang Sriwjaya FC.

Hasil itu membuat kecewa Pusamania, suporter Borneo FC, dan membuat Iwan Setiawan yang ketika itu sebagai pelatih kepala langsung angkat koper dan digantikan mantan pelatih asal Serbia Dejan Antonic. Mantan pelatih Persib Bandung itu pun langsung mempersembahkan dua kali kemenangan, yakni mengalahkan Arema FC dan tuan rumah Mitra Kukar.

READ MOREJoko Siap Dievaluasi Manajemen Arema

Borneo FC Belum Dinaungi Dewi Fortuna

Namun, Borneo FC seperti selalu dijauhi dewi fortuna setelah itu. Dejan pun meminta waktu untuk membuktikkan kelasnya sebagai pelatih yang bisa mewujudkan mimpi Borneo FC. “Semua ada proses dan waktu. Tak ada prestasi yang instan. Kalau saya terus diberi kepercayaan, saya harap bisa memberikan posisi terbaik di akhir klasemen,” ujar Dejan. “Dalam sepak bola tidak ada yang mustahil ketika kita mau bekerja keras. Ini tantangan kita bagaimana meraih hasil terbaik, meraih kemenangan setiap pertandiangan.” EDD