FEATURE: Adaptasi Malam, SFC Ubah Jadwal Latihan

15 Mei 2018 - 11:53 am 122 Views
rahmad darmawan-sfc-web sriwijaya fc

Sriwijaya FC (SFC) memastikan akan menggelar latihan malam hari untuk mengantisipasi jadwal pertandingan selama puasa. GORILASPORT

PALEMBANG (GORILASPORT) Untuk mempertahankan performa tim dan melanjutkan tren positif yang baru saja didapatkan Sriwijaya FC (SFC), jajaran pelatih terus berupaya menjaga stabilitas pemain dengan mempersiapkan dan menyusun program latihan yang terbaik.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mulai membiasakan punggawa tim bermain di malam hari agar mereka bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan yang ada. Pasalnya, kick-off laga pekan kesembilan menghadapi PSMS Medan, Jumat (18/5/2018), di Stadion Teladan, Medan, akan dimulai pada pukul 20.30 WIB.

READ MOREBorneo FC Mencari Solusi

“Sebenarnya tidak ada perubahan dalam pola latihan dan tetap normal seperti biasa. Hanya jadwalnya saja yang berubah dengan melakukan kombinasi antara latihan sore atau malam. Tapi, itu akan kita lakukan sesuai kebutuhan,” terang Pelatih SFC Rahmad Darmawan.

Perubahan jadwal latihan tersebut juga dilakukan agar jajaran pelatih, pemain, maupun ofisial tim dapat tetap menjalankan ibadah puasa seperti biasa. Apalagi, mayoritas pemain SFC adalah muslim, termasuk legiun asingnya seperti Manuchehr Jalilov, Makan Konate, dan Mahamadou N’Diaye.

Selain melakukan perubahan jadwal latihan, eks pelatih Persipura Jayapura dan Persija Jakarta ini juga rencananya akan berangkat lebih awal menuju Medan, Sumatera Utara (Sumut), pada Rabu (16/5/2018). “Kita berharap tren positif tim bisa terus berlanjut. Karena itu, persiapannya harus maksimal untuk menghadapi PSMS. Jadi, paling tidak, pada Kamis (17/5/2018) nanti kita sudah dapat jatah latihan malam di sana (Medan),” harapnya.

READ MOREPersiba Waspadai Motivasi PSIM

Demi Melanjutkan Tren Positif

Bagi jajaran pelatih SFC, usaha itu dilakukan untuk melanjutkan tren positif yang sudah didapatkan. Pasalnya, perlahan tapi pasti, SFC mulai bangkit dari rentetan hasil negatif di pekan awal kompetisi dengan mencatatkan dua kemenangan beruntun. Berturut-turut mereka menaklukkan Bali United 4-3 dan Bhayangkara FC 2-1.

Kerja keras yang diperlihatkan Adam Alis dkk untuk keluar dari keterpurukan akhirnya mengantarkan Laskar Wong Kito bertengger di peringkat kelima klasemen sementara dengan perolehan 13 poin dari delapan laga. Karena itu, pencapaian yang berhasil diraih SFC pada dua laga terakhir diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan. ARJA