FEATURE: Habis Manis Sepah Dibuang

16 Mei 2018 - 10:30 pm 117 Views
web sam allerdyce Everton

Pengalaman tidak enak didapatkan Sam Allardyce. Setelah sukses menyelamatkan Everton, Big Sam justru diberhantikan pada akhir musim ini. GORILASPORT

LIVERPOOL (GORILASPORT) Kenyataan yang dialami Sam Allardyce saat dipercaya menukangi Everton ternyata tidak seindah yang dibayangkan. Big Sam harus berpisah dengan The Toffees setelah menyelamatkan klub asal Merseyside tersebut dari jurang degradasi. Para petinggi Everton sepakat memberhentikan Allardyce sebagai nakhoda.

Allardyce resmi menjadi arsitek Everton pada November 2017. Dia datang menggantikan Ronald Koeman yang dipecat setelah membawa The Toffees ke awal musim yang sangat buruk. Pria berusia 63 tahun itu memulai pekerjaannya saat Everton berada di posisi 13. Total, ada 26 pertandingan yang dia lakoni bersama Everton di semua ajang dengan rincian 10 kemenangan, tujuh imbang, dan sembilan kekalahan.

READ MOREFEATURE: Alasan Hart Gagal Terbang ke Rusia

Hasil kerja keras Allardyce terlihat pada akhir musim Premier League. Wayne Rooney dkk sanggup dia bawa bertahan di Premier League. Bukan hanya tetap di kasta tertinggi sepak bola Inggris, Everton bahkan sanggup finish di posisi kedelapan klasemen akhir dengan 49 poin. Sejumlah pertandingan bagus juga sempat dijalani klub berkostum biru tersebut di Premier League musim ini.

Namun, peningkatan prestasi Everton tidak membuat manajemen bersedia menyelesaikan kontrak bersama Allardyce yang baru akan habis Juni 2019. “Atas nama pimpinan, dewan klub dan pemilik klub (Farhad Moshiri), saya mengucapkan terima kasih kepada Sam atas tugas yang sudah dijalankan di Everton selama tujuh bulan terakhir. Sam datang menghadapi tantangan untuk membawa stabilitas bagi klub dan kami bersyukur dia mampu melakukannya,” kata Direktur Utama Everton Denisse Barrett-Baxendale di situs resmi klub.

READ MOREMesut Oezil dan Ilkay Gundongan Jadi Sorotan

Belum Memiliki Pengganti

Meski sudah memutuskan kerja sama dengan Allardyce, Everton ternyata belum memiliki pengganti. Pasalnya, manajemen akan melakukan evaluasi menyeluruh terlebih dulu sebelum mengambil sikap untuk menunjuk sesorang menjadi pelatih di Goodison Park. Pasalnya, klub rival abadi Liverpool tersebut memiliki segudang ambisi pada kompetisi musim depan yang coba diwujudkan.

“Kami sudah membuat keputusan, yang merupakan rencana jangka panjang. Kami akan menunjuk nakhoda baru pada musim panas ini dan memulai proses ini sesegera mungkin. Sekali lagi, kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Sam atas kerjanya bagi kami selama beberapa bulan terakhir dan mengharapkan yang terbaik baik masa depannya,” tambah Barrett-Baxendale. ANDA