FEATURE: Latihan Persib tak Terkendala Puasa

16 Mei 2018 - 4:54 pm 120 Views
Mario Gomez Persib

Staf pelatih Persib Bandung tak akan mengubah intensitas latihan selama Ramadan. Mereka hanya mengubah waktu latihan dari pagi ke sore hingga malam hari. GORILASPORT

BANDUNG (GORILASPORT) Jajaran pelatih Persib Bandung memastikan volume dan intensitas latihan Maung Bandung sama sekali tidak mengalami penurunan di bulan Ramadan. Hanya saja, Persib akan mengubah jadwal latihan rutin.

Jika biasanya Maung Bandung sering melakukan latihan pagi hari. Namun, selama bulan puasa, latihan pagi ditiadakan. Rencananya, latihan akan dilakukan pada sore hari atau mendekati saat berbuka puasa.

READ MOREFEATURE: Alasan Hart Gagal Terbang ke Rusia

“Untuk bulan Ramadan, intensitas dan volume latihan tetap sama. Yang membedakan waktu dan adaptasi di pola makan,” kata Pelatih Fisik Persib Yaya Sunarya ditemui di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (16/5/2018).

Yaya menjelaskan, adaptasi latihan itu dilakukan mengingat seluruh laga selama bulan Ramadan bakal digelar pada pukul 20.30 WIB. Selama bulan puasa, Persib bakal melakoni lima laga.

Kelima laga itu saat melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (19/5/2018) yang akhirnya ditunda, PSM Makassar, Rabu (23/5/2018), Bali United, Minggu (27/5/2018), Bhayangkara FC, Kamis (31/5/2018), dan PSMS Medan, Selasa (5/6/2018).

“Sekarang ada lima pertandingan di bulan puasa, minus satu lawan Persebaya. Artinya, di kompetisi ini kita harus menjaga fisik, teknik, taktik, dan mental seperti masa kompetisi biasa. Jadi, kita tetap melakukan aktivitas yang sama dengan volume dan intensitas seperti persiapan kompetisi,” ungkapnya.

Selain menggelar latihan sore hari, Persib juga berencana melakukan latihan pada malam hari. “Mungkin, kebanyakan latihan di sore hari. Tapi, dalam satu minggu akan ada latihan malam hari,” jelas Yaya.

Selain latihan fisik, kebugaran pemain selama Ramadan juga diperhatikan. Dokter tim Persib Raffi Ghani mengatakan, pihaknya sudah menginformasikan kepada pemain untuk mengatur menu makanan selama Ramadan.

“Karbohidrat, lemak, dan protein yang penting seimbang. Selain itu, yang penting kebutuhan cairannya sudah saya share di grup whatsaap untuk mereka delapan gelas saat saur dan berbuka,” ungkap Raffi.

Sedangkan ketika pertandingan, pemain boleh mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dengan jumlah yang agak banyak dari biasanya.

READ MORE: FEATURE: Harapan Courtois di Akhir Musim

Game Internal

Yaya menambahkan, terkait ditundanya laga melawan Persebaya, timnya akan melakukan game internal. “Kita fokus sekarang ke pertandingan Rabu lawan PSM Makassar. Tentunya kita antisipasi dengan periodisasi kita main sebelumnya,” kata Yaya.

Menurutnya, game internal sangat mungkin dilakukan pada Sabtu ini. “Jadi, intensitas bermainnya tetap ada dan kita harapkan pemain merasa hal yang sama saat pertandingan,” pungkasnya. HYGS