FIFPro Kecam Keputusan CAS kepada Guerrero

16 Mei 2018 - 7:28 pm 27 Views

FIFPro kecewa dengan keputusan yang dikeluarkan Badan Arbitrase Olahraga (CAS), yakni menghukum Jose Paolo Guerrero selama 14 bulan. Keputusan itu sama saja menghabisi karier Guerrero

Federation Internationale des Associations de Footballeurs Professionnels (FIFPro) mengecam keras putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang menghukum Jose Paolo Guerrero selama 14 bulan. FIFPro menyebut hal itu sebagai cara kejam menghabisi karier dan kehidupan penggawa timnas Peru tersebut.

Hal itu diungkapkan FIFPro dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (15/5/2018). Badan yang menaungi para pesepak bola profesional itu menilai putusan tersebut mencerminkan kesewenang-wenangan CAS, Badan Antidoping Dunia (WADA), dan FIFA.

READ MOREFEATURE: Alasan Hart Gagal Terbang ke Rusia

“Kami menilai hukuman itu tak adil dan tak proporsional. Ini juga merupakan contoh terbaru aturan WADA yang terlalu sering berujung pada sanksi tak proporsional. Terutama, ketika telah terbukti bahwa tak ada niat untuk berbuat curang,” urai pernyataan resmi FIFPro, seperti dikutip dari situs resminya.

“FIFA dan CAS sepakat bahwa Guerrero tidak tahu telah mengonsumsi zat terlarang dan tak ada efek untuk meningkatkan performa. Sungguh tak masuk akal ketika dia dijatuhi hukuman yang bisa merusak kariernya.”

Lembaga yang dipimpin Philippe Piat itu juga menyesalkan tindakan WADA yang semena-mena. Pasalnya, tak ada konsultasi yang cukup dengan sang pemain dan perwakilannya sebelum mereka menjatuhkan sanksi.

Guna mencegah hal serupa terulang, FIFPro meminta bertemu dengan FIFA. “Kami meminta pertemuan darurat dengan FIFA setelah Paolo Guerrero dihukum 14 bulan, karena tak sengaja mengonsumsi zat terlarang. Hukuman itu telah membuat dia tak bisa membela timnas Peru di Piala Dunia,” jelas lembaga yang berbasis di Belanda itu.

READ MOREAkhirnya Keinginan Icardi Terpenuhi

FIFPro Tak Ingin Kasus Guerrero Terulang

FIFPro meminta semua pemangku kepentingan di sepak bola duduk bersama dan meninjau ulang aturan antidoping. Bukan untuk melegalkan, tetapi lebih pada mengakomodasi kepentingan bersama dan melindungi hak-hak fundamental para pemain.

Senin (14/5/2018), CAS mengumumkan telah memperpanjang hukuman Guerrero hingga Januari 2019. Padahal, berdasarkan putusan Komisi Disiplin FIFA, kapten timnas Peru itu tadinya hanya dihukum enam bulan terhitung dari awal November 2017. EDOY