Respon Persib Terkait Bom Surabaya

15 Mei 2018 - 4:43 am 191 Views
Persebaya v Persib

Tony Sucipto mengkutuk aksi bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Aksi itu tak hanya menimbulkan korban jiwa, tapi turut berdampak atas mundurnya jadwal Persib Bandung menghadapi Persebaya Surabaya. GORILASPORT

BANDUNG (GORILASPORT) Tragedi teror bom di Surabaya, Jawa Timur, turut mengundang perhatian pemain Persib Bandung Tony Sucipto. Bek sayap Maung Bandung itu mengungkapkan kesedihannya atas rentetan kejadian bom bunuh diri di Surabaya dalam dua hari terakhir.

Tony menyampaikan dukungan dan simpati pada korban jiwa akibat bom bunuh diri tersebut. Pemain bernomor punggung 6 ini turut memanjatkan doa bagi mereka.

READ MOREJamu Home United, Persija Incar Gol Cepat

“Sangat menyayangkan dengan kejadian di Surabaya. Sebagai sesama manusia tidak dibenarkan dalam ajaran agama manapun untuk melakukan bom bunuh diri,” ucap Tony ditemui usai berlatih di Stadion Arcamanik Bandung, Senin (14/5/2018).

Tony, pemain yang berasal dari Kota Pahlawan, sedih setelah mendengar kabar adanya ledakan bom di beberapa gereja pada Minggu (13/5/2018). Tony sontak menghubungi pihak keluarga yang berada cukup dekat dengan Gereja Santa Maria Tak Bercela di Surabaya. “Kalau untuk keluarga tidak terlalu jauh juga dari lokasi. Tetapi, Alhamdulillah tidak ada yang jadi korban,” ujarnya.

Namun, dia berharap agar masyarakat tetap tenang menghadapi situasi ini. “Kejadian itu pasti sudah ada yang mengurusi dari pihak aparat keamanan. Saya pribadi menyerukan lawan teroris, Surabaya Wani,” tegasnya.

Sementara teror itu berimbas tertundanya keberangkatan skuad Persib ke Surabaya. Apalagi, pertandingan pun terpaksa dibatalkan pada Sabtu (19/5/2018). Pertandingan itu resmi ditunda karena faktor keamanan.

PT Liga Indonesia (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 menjelaskan, semula partai antara Persib menghadapi tuan rumah Persebaya akan digelar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Namun, atas pertimbangan keamanan, laga tersebut ditunda.

Dalam situs resmi klub Persib, pengumuman itu diketahui melalui surat PT LIB bernomor 177/LIB/5/2018 tentang penundaan pertandingan Liga 1 Persebaya Surabaya vs Persib Bandung, pada Senin (14/5/2018).

“Menindaklanjuti surat klub Persebaya nomor 61/PT. PI-V/2018, 14 Mei 2018 perihal Permohonan Penundaan Pertandingan serta memperhatikan situasi keamanan pasca terjadinya ledakan bom yang terjadi di Surabaya. Bersama ini PT Liga Indonesia Baru menyampaikan penundaan pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung,” bunyi surat PT LIB yang ditandatangani Chief Executive Officer (CEO) LIB, Risha Widjaya.

READ MOREFEATURE: Begini Cara Protes Pelatih PSM

Persib Hormati Keputusan

Asisten Pelatih Persib Fernando Soler merespons atas penundaan laga menghadapi Persebaya. Soler mengatakan, keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menunda laga adalah langkah yang benar.

“Saya pikir lebih bagus diundur, bukan untuk kita karena kita sudah siap. Ini kebaikan buat negara Indonesia,” kata Soler di Stadion Arcamanik Bandung, Senin (14/5/2018).

Menurutnya, keputusan laga diundur karena faktor keamanan di Surabaya harus dihormati. “Saya pikir lebih bagus mundur semua pertandingan. Harus kasih tahu negara lain bahwa masalah ini (bom) bukan pertama kali terjadi dan entah sampai kapan akan terjadi. Saya dengar ada masalah seperti ini dulu di Jakarta dan Bali, jadi laga ini harus mundur semua, harus ada respek sama Indonesia,” jelasnya. HYGS