Posisi Semen Padang Rawan Tergusur

25 Juli 2018 - 9:31 am 183 Views
semen padang liga 2 wilayah

Semen Padang harus puas meraih satu angka setelah ditahan imbang PSPS Riau 1-1. Situasi itu membuat posisi Semen Padang rawan digusur Persis Solo. GORILASPORT

PADANG (GORILASPORT) Semen Padang kembali gagal memetik poin penuh setelah dipaksa bermain imbang 1-1 oleh tamunya PSPS Riau pada pekan ke-10 Liga 2/2018 Wilayah Barat di Stadion H Agus Salim, Padang, Selasa (24/7/18) sore.

Hasil itu menjadi kegagalan kedua Kabau Sirah memetik poin sempurna dalam sembilan pertandingan terakhir Liga 2. Sebelumnya, tujuh kemenangan beruntun Semen Padang terputus di markas Perserang Serang usai takluk 0-1.

Kegagalan memetik poin sempurna di laga kandang tersebut membuat posisi puncak klasemen Kabau Sirah rawan tergusur oleh Persis Solo, karena hanya unggul tiga poin atas tim asuhan Jafri Sastra tersebut.

Apabila Persis Solo sukses mengamankan tiga angka di markas PSIR Rembang, Rabu (25/7/2018), maka bisa dipastikan mereka akan menggusur Semen Padang dari posisi puncak karena memiliki keunggulan dari sisi head to head.

READ MORESemen Padang Sudah Lupakan Kekalahan dari Perserang

Dalam pertandingan tersebut, Semen Padang mampu unggul terlebih dahulu melalui eksekusi penalti Irsyad Maulana pada menit keenam. Gol tersebut mampu disamakan oleh PSPS melalui tendangan jarak jauh Zamrony pada menit ke-66.

Kabau Sirah sebenarnya memiliki peluang besar untuk mengakhiri laga dengan kemenangan setelah salah seorang pemain tim tamu melakukan hand ball di dalam kotak penalti. Sayang, eksekusi penalti kedua yang dilakukan Irsyad Maulana gagal berbuah gol, sehingga skor itu tidak berubah.

Pelatih Kepala Semen Padang Syafrianto Rusli menilai kegagalan timnya memetik poin penuh dalam pertandingan kandang kali ini adalah karena kurang tajamnya finishing para pemainnya.

Apalagi, sepanjang pertandingan Irsyad Maulana dkk lebih dominan dibandingkan PSPS yang lebih banyak mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan timnya.

“Penampilan pemain sebenarnya meningkat dibandingkan pertandingan terakhir (kontra Perserang Serang). Pemain bisa menguasai segala lini. Namun, permasalahannya itu ketika sudah masuk kotak 16, pemain tidak bisa mencetak gol. Finishing masih menjadi catatan untuk diperbaiki,” katany usai laga.

READ MOREKapten Semen Padang Masih Absen Lawan PSPS

Semen Padang Kurang Fokus

Menurutnya, kegagalan para pemain memaksimalkan beberapa peluang yang didapat tersebut yang kemudian membuat para pemain PSPS semakin bersemangat. Apalagi, mereka akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti.

Terkait fokus dan fighting spirit skuatnya yang seperti agak sedikit mengalami penurunan di babak kedua, pelatih yang sukses mengantarkan tim futsal Sumbar merebut medali emas pada PON 2012 itu menyebut, kalau dirinya selalu memperingatkan pemain untuk selalu fokus sampai dengan pertandingan berakhir. “Pemain saya lihat sudah bermain dengan maksimal. Karena, kami berhasil menguasai jalannya pertandingan,” ujarnya. THK