Demi Liga 1, Persis Ingin Main di Solo Lagi

10 Oktober 2018 - 10:28 pm 34 Views
Web Widyantoro Persis

Manajemen Persis Solo mengusahakan Laskar Sambernyawa bisa bermain di Solo, khususnya Stadion Sriwedari, selama babak delapan besar Liga 2. GORILASPORT

SOLO (GORILASPORT) Lolos ke babak delapan besar Liga 2 membuat manajemen Persis Solo sudah menyiapkan agenda besar demi menembus Liga 1 musim depan. Dengan alasan efisiensi dan kedekatan dengan suporter, Laskar Sambernyawa berencana menjadikan Stadion Sriwedari, Solo, sebagai home ground babak delapan besar.

Pemindahan markas dari Stadion Wilis, Madiun, ke Stadion Sriwedari sebenarnya bukan hal yang baru karena sebelumnya wacana tersebut sudah mengemuka. Hanya saja, karena fasilitas pendukung stadion yang tidak memadai, akhirnya Polresta Solo tidak memberi izin pertandingan pada putaran kedua.

READ MOREMyanmar Beri Porsi Lebih untuk Pemain Muda

Manajemen tidak patah semangat. Mereka terus berusaha maksimal agar tim bisa bermain di Solo, meski tidak menggunakan Stadion Manahan yang saat ini masih dalam tahap renovasi. “Saya minta untuk pemangku wilayah di Solo, ketika 8 besar bisa menggunakan Stadion Sriwedari. Sebagus-bagusnya kita bisa diterima di Madiun, rohnya Persis itu tetap di Solo,” kata Manajer Persis Setiawan Muhammad.

Pihaknya ingin timnya tetap diizinkan bermain di Solo. Dia berharap Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo bisa mengusahakan Persis main di kandang. “Di Sriwedari tidak menutup kemungkinan (masih dibolehkan). Wali Kota kalau menghendaki lolos ke Liga 1 harus support kepada kita. Saya (akan) tanyakan ke walikota. Beliau kalau cinta Persis, ayo kita pikir bareng-bareng bagaimana bisa main di Solo,” tambah Wawan.

READ MOREJelang Hadapi Arab Saudi, Indra Sjafri Pilih Bungkam

Main Lebih Garang

Catatan menunjukkan, Persis sebenarnya mampu mencatatkan hasil positif selama melakoni pertandingan kandang di Stadion Manahan. Bermain lima kali di hingga pekan 10, Laskar Sambernyawa selalu meraih kemenangan. Rata-rata Persis bisa mencetak dua sampai tiga gol. Stadion juga dipenuhi penonton.

Namun, setelah home ground dipindah ke Madiun akibat Stadion Manahan direnovasi, Persis justru kurang garang. Maksimal mereka hanya bisa memasukkan dua gol dalam setiap pertandingan. Bahkan, rekor tidak pernah kalah di kandang selama bermain di Stadion Manahan ternoda ketika main Madiun. Persis mencatatkan tiga kali bermain imbang dan empat kali kemenangan. PUR