FEATURE: Pesan Shevchenko untuk Italia

10 Oktober 2018 - 9:20 am 82 Views
Mancini-italy-web italia

Andriy Shevchenko sempat bingung dengan penurunan prestasi Italia. Namun, mantan bintang AC Milan itu percaya Gli Azzurri bisa bangkit. GORILASPORT

GENOA (GORILASPORT) Italia akan menjalani laga persahabatan kontra Ukraina, Kamis (11/10/2018) dini hari WIB. Legendaris Ukraina Andriy Shevchenko menyebut Italia mulai bangkit setelah mengalami keterpurukan sebelumnya.

Shevchenko, mantan pemain AC Milan, itu sempat menyatakan kesedihannya melihat penurunan prestasi Gli Azzurri. Puncak menurunnya prestasi Negeri Piza ketika gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2018. Mereka kandas setelah kalah dari Swedia di fase play-off.

READ MOREBuffon: Verratti jadi Satu-satunya di Italia

Hal itu memang membuat bingung Shevchenko, apalagi Italia dianggap memiliki pemain-pemain muda berbakat. “Saya bingung. Mungkin, mereka hanya membutuhkan sedikit waktu untuk menjadi pemain-pemain yang hebat di level internasional,” kata Shevchenko, yang kini menjabat pelatih kepala Ukraina.

“Satu-satunya masalah yang saat ini mereka miliki adalah tak adanya penyerang tajam yang bisa diandalkan. Tapi, mereka selalu memiliki banyak pemain muda berbakat. Saya rasa Patrick Cutrone bisa menjadi solusi dari masalah tersebut,” sambung pria berusia 42 tahun itu.

Terlepas dari itu, timnas Ukraina dan Italia berencana mengunjungi langsung lokasi rubuhnya Jembatan Bentegodi. Mereka pun berencana melakukan seremonial saat pertandingan digelar di Stadion Luigi Ferraris, tepatnya pada menit ke-43. “Italia adalah rumah kedua saya dan saya memiliki kedekatan dengan mereka. Jadi, tak ada batasan setelah kejadian ini,” ujar Shevchenko.

READ MOREFEATURE: Italia Harus Banyak Berbenah

Dua Target Mancini

Sementara Pelatih Italia Roberto Mancini tak menyangka dengan insiden itu, apalagi dirinya telah tinggal di Genoa selama 15 tahun. “Saya selalu melewati jembatan itu. Saya tentu kaget ketika menyaksikan televisi menayangkan jembatan itu roboh,” ungkap Mancini.

Karena itu, dia akan berusaha mendapatkan dua target saat menghadapi Ukraina. Pertama, mantan pelatih Internazionale Milano itu ingin memperbaiki kualitas Gli Azzurri. Kemudian, paling prioritas adalah memberikan penghormatan untuk para korban. EDOY