FEATURE: Setelah Myanmar, Hong Kong Selanjutnya

11 Oktober 2018 - 5:25 am 96 Views
indovsHK-web adritany timnas indonesia asian games

Kemenangan 3-0 atas Myanmar menjadi bekal berharga tim nasional Indonesia menghadapi uji coba lain versus Hong Kong, pekan depan. GORILASPORT

CIKARANG (GORILASPORT) Setelah menjalani pertandingan persahabatan melawan Myanmar, tim nasional Indonesia melanjutkan latih tanding dalam persiapan menuju Piala AFF 2018 dengan menghadapi Hong Kong. Rencananya, duel berlangsung Selasa (16/10/2018) di tempat yang sama, Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Indonesia melakoni satu dari rencana dua uji coba dengan menjamu Myanmar di Cikarang, Rabu (10/10/2018) malam. Pasukan Garuda berhasil menuntaskan misinya dengan kemenangan 3-0 lewat satu gol Alberto Goncalves dan dua gol Irfan Jaya. Laga ini merupakan kesempatan pertama Bima Sakti mendampingi timnas senior secara langsung untuk mengisi tempat Luis Milla.

READ MOREIni Janji Bima Sakti Pada Debutnya Tukangi Timnas Indonesia

Setelah kemenangan didapatkan, kini hasil positif juga diincar saat bertemu Hong Kong. Sebab, kemenangan akan membuat para pemain semakin percaya diri menatap pertandingan-pertandingan di Piala AFF bulan depan. “Ini juga menjadi rangkaian persiapan kami untuk melawan Hong Kong. Saya mengapresiasi penampilan semua pemain,” ujar Bima seusai pertandingan.

Bima menyebut sempat tegang memimpin timnas senior untuk pertama kalinya. “Saya berterima kasih kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras. Gol-gol tadi juga memang sudah kami latih. Bersyukur mereka bisa menjalani apa yang sudah kami latih selama ini,” tambah Bima.

READ MOREFLASH NEWS: Timnas Senior Hajar Myanmar

Seleksi Pemain Baru

Lebih lanjut, Bima, yang melatih timnas dengan bantuan Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandi, itu menyatakan akan tetap melakukan seleksi pemain yang layak tampil di Piala AFF. “Ada beberapa pemain baru. Kami lihat tadi bisa menunjukkan performa mereka. Yang pasti seluruh pemain bisa menjalankan instruksi kita,” ucap Bima.

Piala AFF tahun ini akan berbeda dengan edisi sebelumnya. Kali ini, setiap grup akan dihuni lima tim. Sistemnya juga berubah dari home tournament menjadi round robin dengan home and away. Setiap tim akan mendapatkan dua pertandingan kandang dan dua pertandingan tandang. Untuk semifinal dan final tetap menggunakan home and away. ANDA