FEATURE: Terancam Degradasi, PSMS Salahkan Wasit

6 Desember 2018 - 3:59 am 40 Views
Kalteng Putra

PSMS terancam terjun bebas ke Liga 2 setelah dikalahkan PS Tira, Rabu (5/12/2018) malam, karena pada laga penentuan akan tandang ke PSM Makassar. GORILASPORT

CIBINONG (GORILASPORT) Kekalahan dari PS Tira yang mengancam masa depan PSMS Medan di Liga 1 membuat Peter Butler mencari kambing hitam. Nakhoda berkebangsaan Inggris tersebut memilih menyalahkan wasit. Dia menuding korps baju hitam berat sebelah dengan menguntungkan The Army.

PSMS baru saja dipermalukan dari PS Tira 2-4. Itu merupakan pertandingan yang sempat tertunda, tapi harus dimainkan di tempat netral, yaitu Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (5/12/2018) malam. Hasilnya, Laskar Ayam Kinantan semakin terjerembab di dasar klasemen sementara Liga 1 dengan satu pertarungan tersisa.

READ MORESimon McMenemy Puas dengan Performa Bhayangkara

Menurut Butler, wasit berat sebelah. Mantan nakhoda Persipura Jayapura tersebut mencontohkan saat Shohei Matsunaga dikartu merah. Dia menganggap hal itu dapat merusak citra sepak bola Indonesia. Pasalnya, Butler beranggapan wasit seharusnya netral dan memimpin pertandingan dengan baik selama 90 menit.
“Kalau anda orang jujur anda akan malu menjawab situasi malam ini. Sepak bola Indonesia tidak akan bangkit jika kejadiannya seperti ini terus. Saya kalah, saya terima. Tapi, tidak situasi malam ini karena ini tidak adil. Sepak bola Indonesia harus berubah jika ingin maju,” tambah suksesor Djajang Nurjaman tersebut.

READ MORETeco Menanti Perpanjangan Kontrak Persija

Juru Kunci Klasemen

Kekalahan dari PS Tira membuat PSMS harus terdampar kembali ke dasar klasemen dengan mengumpulkan 37 poin. Sedangkan PS Tira kembali naik ke posisi 17 dengan nilai 39. Dengan satu laga tersisa, PSMS akan sangat sulit untuk lepas dari jeratan degradasi karena harus menghadapi tim papan atas, PSM Makassar, akhir pekan nanti.

“Saya malu karena bukan kalah, melainkan akibat keputusan wasit yang salah. Padahal banyak penonton. Anda punya ayah dan nonton bola bersama. Namun, melihat laga malam ini sangat tidak baik untuk contoh bagi potensi muda,” sebut Butler. Saat ini Legimin Rahardjo dkk harus bersaing dengan Sriwijaya FC, Perseru Serui, Mitra Kukar, dan PS Tira. ADAN