FEATURE: Piala Presiden Bawa Berkah

13 Februari 2018 - 8:57 am 53 Views
Banyak manfaat yang bisa diambil saat berlangsungnya pertandingan Piala Presiden 2018. Pihak panitia pertandingan bahkan menyebut para pedagang mendapat keuntungan besar. GORILASPORT

PALEMBANG (GORILASPORT) Laga big match leg pertama semifinal Piala Presiden 2018 antara Sriwijaya FC menghadapi Bali United telah berakhir. Pertandingan itu menjadi berkah tersendiri bagi ratusan pedagang kaki lima (PKL) dan UKM yang berjualan di area Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Ribuan masyarakat dan fans yang datang menyaksikan pertandingan berlabel perang bintang membuat pendapatan PKL dan UKM meningkat tajam. Seperti yang diungkapkan Suhaimi (48), pedagang asongan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC). Dia mengatakan, Piala Presiden 2018 ini membuat dagangannya laris manis. “Yang jelas omset meningkat 200 persen,” kata dia.

Senada dengan Rudi (42), pedagang asongan lainnya. Perantau asal Tangerang, Banten, itu bahkan sampai harus menambah stok air mineral hingga berkali-kali karena ada ribuan orang datang ke stadion.

“Jelas, saya senang sekali. Apalagi, hanya dikenakan bayar kebersihan saat berjualan. Semoga tiap tahun acara Piala Presiden 2018 ini berlangsung di Kota Palembang ini,” kata bapak enam anak ini.

Sementara Ketua Steering Commitee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, menjelaskan pihaknya sangat terkesan dengan euforia masyarakat Sumsel untuk menyaksikan Piala Presiden 2018.

“Banyak hal baik yang ingin dicapai, mulai dari fair play, transparansi, dan industri olahraga. Satu lagi yang tak kalah penting adalah pesan Bapak Presiden Jokowi bahwa Piala Presiden ini harus memberi manfaat untuk masyarakat kecil,” kata Maruarar seusai menyambangi beberapa pedagang di areal JSC sebelum pertandingan.

Dalam kesempatan ini pula, Maruarar menyampaikan apresiasinya kepada panitia tingkat lokal yang mampu mengelola pertandingan ini dengan baik.

“Pertandingan semifinal berlangsung dengan baik. Masyarakat kecil dan UKM dapat menikmati keuntungan dari turnamen tahunan ini,” kata dia.

Direktur Marketing SFC Nirmala Dewi mangatakan, pada laga itu 22.000 ribu tiket yang disiapkan oleh panpel ludes terjual dengan omset Rp924 juta. “Bukan hanya pedagang kecil yang mendapatkan keuntungan, produk-produk makanan juga bisa buka stand di kawasan stadion untuk upaya promosi. Harus diakui, promosi dengan memanfaatkan adanya pertandingan sepak bola itu terbilang paling efektif,” terangnya. ARJA