Semen Padang Kehilangan Agung Prasetyo

13 Februari 2018 - 2:48 am 48 Views
Syafrianto Rusli memastikan bahwa center back andalannya, Agung Prasetyo, harus absen selama empat bulan. Agung harus menjalani operasi setelah mengalami masalah di bagian otot. GORILASPORT

PADANG (GORILASPORT) Cukup lama tergolek lantaran cedera yang didapatnya beberapa waktu lalu, centre back andalan Semen Padang Agung Prasetyo kembali harus masuk ruang perawatan.

Dia bahkan dipastikan absen dalam waktu lebih lama lagi karena harus naik meja operasi untuk proses penyembuhan cedera robek otot tendon yang dialaminya.

Kepastian operasi yang akan dijalani Agung disampaikan langsung oleh Pelatih Kepala Semen Padang Syafrianto Rusli. Mantan pelatih PSPS Pekanbaru itu menyampaikan bahwa Agung harus melakukan operasi untuk menyembuhkan cedera yang didapat Agung saat melakoni internal game di Stadion H. Agus Salim, Padang, bulan lalu.

“Agung akan menjalani operasi di rumah sakit. Manajemen dan dokter tim masih mencarikan rumah sakit yang cocok untuk operasinya. Kemungkinan antara Semen Padang Hospital atau Jakarta. Kami akan lihat sepekan ini, mana yang terbaik,” terang Syafrianto, Senin (12/2/2018).

Dalam proses penyembuhan cedera yang dialaminya, AgungĀ  diperkirakan harus absen selama empat bulan ke depan. Syafrianto sendiri belum pernah menurunkan Agung dalam tur Sumbar yang dilakoni timnya ke beberapa daerah kabupaten maupun kota di Sumbar.

“Cedera robek otot tendon kaki kanan yang diderita Agung terjadi saat internal game di H Agus Salim, Januari lalu. Saat itu kaki Agung terbenam ke tanah dan ketika mau menggeser ke arah kanan waktu perebutan bola dengan sesama rekannya, dia kesakitan. Ternyata diketahui ada urat tendon depan robek,” jelasnya.

Syafrianto menjelaskan, kondisi rumput Stadion Agus Salim yang tidak terlalu mumpuni menjadi salah satu penyebab utama cedera yang didapat Agung.

“Diluruskan ke depan kakinya sakit kalau ke belakang tidak apa. Faktor rumput lapangan yang tebal salah satu penyebab terjadi momen cedera Agung ini,” terangnya.

Selain Agung yang dipastikan absen dalam waktu cukup panjang. Syafrianto juga masih menunggu perkembangan dari centre back lainnya, yaitu Novrianto yang sama seperti Agung belum sekalipun diturunkan pada tur Sumbar.

“Noved (Novrianto) juga cedera di bagian lutut. Tapi, tidak separah Agung. Kalau dipaksakan bermain risiko sekali, bisa-bisa bertambah parah. Makanya, saya minta ke manajemen untuk mendatangkan Ahmad Mahrus Bahtiar serta pemain seleksi Nurmufid Fastabiqol Khoirat,” jelas Syafrianto.

Absennya dua pemain senior tersebut memang memaksa Syafrianto mengoptimalkan beberapa pemain bertahan lain, seperti Febly Gushendra, Ahmad Taufik, dan Ahmad Mahrus Bachtiar untuk terus dimatangkan. Selain itu, pemain seleksi Nurmufid Fastabiqol Khoirat masih dipertimbangkan tim pelatih untuk direkrut. THK